Umri Bedah Buku “70Th.” The Inspirer, Biografi Prof HM Nazir MA
- Kamis, 13 Juni 2024 - 17:15:36
- Oleh admin

Sosok Prof Nazir diakatakannya bukan figure yang dilahirkan dari keluarga berada. Sebagai anak laki-laki tertua dalam keluarganya, Prof Nazir membangun dirinya sebagai sosok yang memiliki keteguhan jiwa untuk mengejar cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapinya.
"Ia berusaha keras meraih kesuksesan dalam hidupnya, dan belajar agar
senantiasa berbuat baik terhadap orang lain. Meskipun begitu, Prof Nazir tetap rendah hati dan memegang teguh nilainilai kekeluargaan yang ia warisi dari orang tuanya. Pendidikan yang ia terima di masa kecilnya, baik dalam ilmu agama maupun pengetahuan umum, membekali dirinya dengan dasar-dasar yang kuat untuk meraih kesuksesan di masa depan," imbuhnya.
Sementara Prof Nazir dalam satu bab buku nya menceritakan bahwa dikotomi ilmu yang terjadi sekarang harus direformasi. Perlu reformasi Pendidikan melalui perombakan paradigma ilmu Islami. Jika tidak dilakukan reformasi, maka dampak
yang terjadi adalah terpisahnya sistem pendidikan dalam Islam sehingga terjadi dualisme sistem pendidikan di 107 negeri-negeri Islam.
Kemudian terjadinya kemunduran umat Islam disegala sektor kehidupan. Oleh karenanya, dikotomi ilmu itu bagi Nazir harus dilawan. Salah satu bentuk
perlawanannya adalah dengan menjadikan nilai-nilai ajaran Islam sebagai landasan konseptual dalam penyusunan filosofis keilmuan.
"Langkah ini bisa dimulai dari penyusunan konsep ontology, epistimologi dan aksiologi dari ilmu itu sendiri," singkatnya.
Read more info "Umri Bedah Buku “70Th.” The Inspirer, Biografi Prof HM Nazir MA" on the next page :